Slip Gaji: Dokumen Penting Para Karyawan

5 Pemahaman yang Sering Keliru Saat Kita Mendapatkan Gaji Besar

Bagi anda yang sudah memasuki dunia kerja, pasti sudah tidak asing dengan dokumen bernama slip gaji. Slip gaji ini merupakan dokumen penting yang sangat berguna untuk sebuah perusahaan dan juga karyawannya. Jika anda bertanya tanya mengapa slip gaji menjadi dokumen penting? Jawabannya adalah karena slip gaji merupakan dokumen atau bukti nyata atau autentik mengenai penerimaan gaji dari sang pemberi kerja kepada pekerja nya yang harus mencantumkan rincian atau ada juga yang sekadar ringkasan mengenai gaji yang dibayarkan. Karena slip gaji adalah dokumen yang penting keberadaannya, mari kita simak bagaimana contoh slip gaji berikut ini, yuk!

Tapi, sebelum kita melihat contoh slip gaji, kita perlu mengetahui kegunaan lain dari slip gaji yang dijamin sesuai dengan Pasal 17 ayat 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 yang menyebutkan bahwa, “Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah yang diterima pekerja saat upah dibayarkan.” Slip gaji yang merupakan kewajiban perusahaan dan hak karyawan, juga memiliki fungdi lain yaitu slip gaji dapat berfungsi sebagai syarat suatu administrasi yang diperlukan dalam mengurus beberapa hal. Setelah mengetahui fungsi dan manfaat dari slip gaji, maka kita akan melihat bagaimana contoh slip gaji berikut ini. Beberapa hal yang terdapat dalam slip gaji ini meliputi gaji pokok, tunjangan, lembur dan juga komisi. Pada setiap komponennya akan dijelaskan secara merinci seperti sebagai berikut ini.

Hal yang akan tercantum pada slip gaji yang paling pertama adalah gaji pokok. Gaji pokok adalah gaji dasar yang siberikan perusahaan dan sudah ditentukan sesuai atau berdasarkan jabatan dan jenjang karir tertentu yang ada dalam sebuah perusahaan atau instansi. Jadi, anda bisa melihat kualifikasi dan juga kompetensi yang dimiliki sang karyawan melalui slip gaji di bagian gaji pokok tersebut.

Selanjutnya adalah tunjangan, tunjangan adalah gaji pelengkap yang diberikan perusahaan di luar dari gaji pokok yang memiliki fungsi bersifat sosial atau insentif. Contohnya seperti tunjangan makan, jabatan, transportasi dan lain sebagainya. Perlu anda ketahui bahwa tunjangan ini kemudian dibagi menjadi dua tipe, dua tipe tersebut adalah tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.

Pada slip gaji juga akan tercantum mengenai potongan. Potongan ini merupakan potongan gaji yang didapat yang digunakan dan diambil dari hal-hal yang terkait dengan sang karyawan yang bersangkutan, contohnya adalah seperti potongan pajak penghasilan (PPh) ataupun potongan guna pembayaran asuransi.

Dalam slip gaji juga akan tercantum mengenai lembur yang telah dilaksanakan oleh karyawa yang bersangkutan. berdasarkan Menakertrans No.102/MEN/VI/2004, menyebutkan bahwa lembur merupakan waktu kerja yang melebihi 7 jam sehari dan 40 jam seminggu. Pada beberapa perusahaan, akan memberi gaji tambahan jika sang karyawan atau pegawainya melaksanakan lembur.

Komponen terakshir yang berada dalam slip gaji adalah mengenai komisi. Komisi atau biasa disebut juga dengan sebutan bonus ini umumnya dimasukkan ke dalam kategori pendapatan yang tidak tetap. Hal yang menjadi acuan seorang karyawan mendapat komisi atau tidak biasanya dapat ditentukan berdasarkan performa kerja atau banyak hal yang lainnya.

Berikut mengenai beberapa komponen yang ada dalam slip gaji yang siberikan perusahaan kepada sang karyawan yang telah membantu segala urusan perkantoran sehingga mendapatkan bayaran yang pastinya dan seharusnta telah disepakati bersama – sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *